Tujuan dari percobaan kalorimeter ini adalah menentukan besarnya energi listrik yang dilepaskan oleh kalorimeter, energi kalor yang diterima oleh kalorimeter dan nilai kesetaraan kalor listrik. Untuk dapat melakukan percobaan dab bisa memenuhi tujuan tersebut langkah pertama adalah melakukan penimbangan massa kosong kalorimeter, setelah itu kalorimeter diisi air secukupnya sampai kumparan tercelup dalam air, dan kalorimeter yang sudah diisi air ditimbang lagi. Setelah itu alat alat listrik yang terdiri dari catu daya, amperemeter, voltmeter dirangkai dengan rangkaian sebagai berikut: kutub positif catu daya dihubungkan dengan kutub positif amperemeter lalu dihubungkan ke voltmeter negatif dan dihubungkan ke kalorimeter positif. Kutub negatif catu daya dihubungkan dengan kutub negatif amperemeter lalu dihubungkan ke voltmeter positif. Setelah semua kabel yang dihubungkan terpasang dengan baik di catu daya, amperemeter,voltmeter, dan kalorimeter, catu daya kemudian di nyalakan sehingga mengalir listrik ke kalorimeter, saat itu kalorimeter diaduk secara teratur dengan memperhatikan juga apakah terjadi perubahan tegangan di voltmeter, perubahan arus di amperemeter, dan perubahan suhu di termometer.Perubahan ini diamati setelah 2 menit dan dilakukan sebanyak 10 kali secara teratur. Pada 2 menit pertama voltmeter menunjukkan 10 volt, amperemeter menunjukkan 1,08 ampere dan terjadi perubahan suhu menjadi 33 derajat, pada 2 menit kedua voltmeter menunjukan 10 volt, amperemeter menunjukkan 1,1 ampere dan terjadi perubahan suhu menjadi 33,5 derajat, pada 2 menit ketiga voltmeter masih menujukkan 10 volt, amperemeter menunjukkan angka 1,0 A, dan terjadi perubahan suhu menjadi 35 derajat, pada2 menit keempat voltmeter tidak menunkukkan perubahan, amperemeter menunjukkan angka 1,01 A, dan terjadi perubahan suhu menjadi 37 derajat, pada 2 menit kelima tidak ada perubahan yang ditunjukkan oleh voltmeter, amperemeter juga tidak mengalami perubahan, tetapi terjadi perubahan suhu menjadi 38,5 derajat, pada 2 menit keenam voltmeter meunjukkan perubahan menjadi 10,1 volt, amperemeter menunjukkan 1,05 A dan termometer menunjukkan perubahan suhu menjadi 40 derajat, pada 2 menit ketujuh tidak terjadi perubahan tegangan, amperemeter menunjukkan angka 1,08 A, dan terjadi perubahan suhu yang ditunjukkan termometer menjadi 41 derajat, pada 2 menit kedelapan voltmeter kembai menunjukkan angka 10 volt, amperemeter menujukkan 1,01 A, pada 2 menit selanjutnnya voltmeter tidak menunjukkan perubahan, amperemeter menunjukkan angak 1,01 A dan terjadi perubahan suhu menjadi 43,5 derajat, pada 2 menit terkhir voltmeter menunjukkan angka 9,9 volt, amperemeter 1,01 A, dan termometer 45 derajat celcius.
Prinsip dari percobaan kalorimeter ini adalah saat aliran listrik pada kawat penghantar dimasukkan ke dalam air, arus bergerak dalam kawat penghantar, pembawa muatan bertumbukan dengan atom logam lalu kehilangan energi. Tumbukan oleh pembawa muatan akan menyebabkan logam denagn aliran listrik memperoleh energi yang disebut energi kalor. Alat yang digunakan dalam kaloorimeter ini antara lain: termometer yang berfungsi mengukur suhu , pengaduk untuk mengaduk cairan dalam kalorimeter selama arus listrik mengalir dari catu daya, voltmeter yang berfungsi mengukur tegangan listrik, amperemeter untuk mengukur arus listrik.
Penggunaan kalorimeter dalam kehidupan sehari-hari antara lain: alat masak(kompor listrik,teko listrik), alat rumah tangga(setrika listrik),pemanas ruangan, proses dalam industri dan lain-lain
Dari percobaan ini didapat hasil:
- Energi listrik sebesar 6784,512+3663,11 joule dengan ketelitian 17,2 %
- Energi kalor sebesar 5487,3855+2915,18983 joule dengan ketelitian 46,875%
- Kesetaraan kalor listrik sebesar 1,22+0,145 dengan ketelitian 88.12%
Berdasarkan Asaz Black yang berbunyi "Jika ada dua buah benda yang memiliki temperatur berbeda bersentuhan, maka akan terjadi perpindahan kalor dari benda bertemperatur tinggi benda bertemperatur lebih rendah. Pembuktian dari asaz black dalam praktikum ini adalah:
Qlepas=Qterima
W=Q
Vit=(Mk.Ck+Ma.Ca) t
10447,622 tidak sama dengan 8402,572
Karena hasil yang didapat Q tidak sama dengan W maka terdapat kesalahan atau ketidaktelitian praktikan saat bekerja melakukan percobaan. Seperti kurang tepat saat menimbang kalorimeter dan air dalam kalorimeter, pembacaan temperatur dalam termometer. Dapat terjadi pula adanya kemungkinan energi terserap oleh benda lain saat dipanaskan hilang ke lingkungan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar